Fakta Unik! Mancing Menggunakan Botol Plastik Bekas

Mancing merupakan kegiatan yang sangat digemari sekali oleh banyak kalangan, karena memancing dapat menghilangkan stres dan lelah. Kebanyakan memancing menggunakan umpan mata pancing (hook) berupa kait baja berbentuk setengah jangkar.

Namun, di Semarang terdapat orang yang menggunakan pancing ikan dengan botol plastik bekas. Mungkin cara ini sangat unik sekali dan jarang ada pemancing menggunakan botol bekas sebagai umpannya.

Botol plastik tersebut dipotong setengah, lalu dikaitkan dengan pancingan. Mungkin hal ini sangat sekali mendapatkan ikan karena umpannya hanya botol plastik bekas yang dipotong setengah.

Kebanyakan pemancing ikan menggunakan umpan cacing atau makhluk hidup kecil lainnya sebagai umpan yang jitu. Tapi menggunakan umpan botol plastik bekas bisa anda lakukan ketika sedang memancing ikan.

mancing menggunakan botol plastik bekas

Mancing Dengan Botol Plastik Tidak Membuat Ikan Meronta Keluar

Ketika ada orang yang sedang memancing ikan di daerah semarang, ia menggunakan botol plastik sebagai umpan pancing tersebut. Ketika orang tersebut mendapatkan ikan pancingannya, ikan yang di dapat ternyata tidak meronta keluar.

Karena hal ini botol yang dipakai mempunyai  ruang yang sempit dan kecil sehingga ikan yang sudah masuk tidak bisa keluar lagi. Memang ide kreatif yang sangat bagus sekali.

Selain efisien, mancing menggunakan botol plastik bekas sebagai pancing ikan bisa menghemat biaya anda dengan baik.

Cara Membuat Umpan Mancing Dengan Botol Plastik Bekas

Membuat umpan dengan botol plastik bekas sangatlah mudah sekali dan bisa menghemat biaya anda. Berikut cara membuat umpang dari botol plastik bekas untuk kegiatan mancing anda, yaitu:
  1. Botol plastik di potong bagian bawahnya. Kemudian dipasang senar tali pancing dengan erat dan benar
  2. Salah satu sisi punggung botol dipasang pelampung berupa potongan karet bekas sandal jepit. Di sisi lain di pasang pemberat dari besi
  3. Di beberapa bagian botol di lubangi dengan diameter 1cm. Gunanya untuk mengalirkan air saat mata pancing di tarik ke atas. Karena jika tidak di lubangi, botol akan terasa berat karena air yang penuh di dalam botol.

Cara Mancing Terunik Ternyata Ada Di Indonesia Loh !

Mancing merupakan kegiatan aktivitas yang positif untuk mencari ikan. Tidak hanya itu, memancing juga dapat menghilangkan penat dan stres pada dalam diri sendiri. Oleh karena itu, banyak orang dari berbagai kalangan dari anak kecil hingga orang tua menyukai memancing.

Tapi di Indonesia terdapat cara mancing terunik, tepatnya ada di Sulawesi Utara, Indonesia. Tradisi mancing ini disebut dengan Mane’e, menangkap ikan dengan janur alias daun kelapa.

Setiap bulan Mei, ada penangkapan ikan dengan janur dan banyak orang yang meramaikan tradisi tersebut dan kebanyakan orang dewasa yang mengikuti acara tersebut untuk mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya.

Mungkin cara mancing terunik di dunia terdapat di Indonesia karena harus menggunakan janur. Pasti sangat sulit sekali bukan memperoleh ikan hanya dengan menggunakan janur.

Cara Mancing Terunik

Mengapa Bulan Mei Ada Tradisi Mane’e Di Sulawesi Utara ?

Pasti banyak yang menanyakan kenapa tradisi mane’e di buat pada bulan mei. Karena di bulan mei ada masa di mana air surut paling dalam. Mane’e di selenggarakan pada setiap tanggal 7 Mei di sulawesi utara, dan banyak pejabat seperti menteri perikanan yang datang untuk memeriakan tradisi tersebut.

Di tradisi tersebut banyak orang yang kesusahan untuk memancing ikan yang hanya dengan janur saja. Dan cara mancing terunik  itupun tetap ada cara untuk menaklukkanya, namun raut dari wajah mereka yang menyelenggarakan sangatlah gembira dan senang sekali.

Cara Mancing Terunik Hanya Dengan Menggunakan Janur

Biasanya orang-orang yang memancing pada umumnya menggunakan kail dan pemancing yang layak untuk dipakai. Tapi, sangat beda sekali di indonesia karena ada tradisi yang diharuskan untuk memancing dengan menggunakan janur saja.

Ada cara ampuh untuk menaklukkan cara mancing terunik ini, yaitu dengan menyambung janur hingga 5 kilometer, lalu janur dibentangkan ke laut sambil dipegang oleh banyak orang sekaligus.

Semakin surut air, semakin mudah untuk mengarahkan ikan ke palung tepi pantai dengan sangat mudah. ikan tak ditangkap, tapi diarahkan dengan barisan janur sampai mereka berenang ke palung.